Halu
Halu Teman ku bertanya “kenapa sih lu masih mikirin dia?” “Ntahlah, aku juga tidak mengerti” “Lu masih punya perasaan ke dia?” “Tidak, aku tidak punya perasaan lagi ke dia” “Terus kenapa lu masih mikirin dia?” “Hmm.. aku hanya menyesali mengapa akhir dari semua ini seperti ini.” “Yaelah, itu bukan salah lu kali” “Ya, paham. Tapi tetap saja ada perasaan yang masih menganjal dalam hati ini.” “Yaudahlah, ntar juga baik pada waktunya” “Ya! Ku harap juga begitu” Seandainya melakukan sesuatu itu semudah seperti mengatakannya. Namun nyatanya itu sangat sulit. Ketika hati dan logika tidak berjalan secara berkesinambungan.